Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan

Nanani Underground ABEMA
Nanani Underground ABEMA (ABEMA.tv)

TEGASIAN - Di tengah menjamurnya konten hiburan digital, platform streaming ABEMA menghadirkan program unggulan yang berhasil memikat perhatian penonton setianya. Salah satu tayangan yang paling dinantikan adalah Nanani Underground ABEMA, sebuah variety show yang menghadirkan trio legendaris sebagai pembawa acara. Program ini bukan sekadar tontonan biasa, melainkan sebuah eksplorasi menarik ke dalam kehidupan para selebriti, bakat-bakat muda berbakat, dan kolektor barang antik dengan cerita di baliknya. Dengan format yang dinamis dan beragam topik setiap minggunya, Nanani Underground ABEMA berhasil menciptakan ruang bagi penonton untuk tertawa, terharu, dan takjub dalam satu tayangan yang sama.

Deretan Host Legendaris dan Format Program

Kehadiran tiga nama besar sebagai pembawa acara menjadi daya tarik utama Nanani Underground ABEMA. Mereka adalah Goro Inagaki, Tsuyoshi Kusanagi, dan Shingo Katori . Ketiganya, yang merupakan mantan anggota grup idola legendaris SMAP, memiliki chemistry yang sangat kuat dan saling melengkapi di atas panggung. Dinamika antara ketiganya sering kali menjadi sumber tawa dan momen tak terduga yang membuat program ini begitu istimewa. Setiap episode menghadirkan tema yang berbeda, mulai dari pertemuan dengan para bakat muda yang sedang viral, eksplorasi hobi unik para kolektor, hingga obrolan santai tentang kehidupan sehari-hari.

Program ini tayang secara rutin setiap hari Minggu malam pukul 8 waktu setempat melalui kanal ABEMA SPECIAL . Durasi tayang yang cukup panjang memberikan ruang bagi para host dan bintang tamu untuk menggali cerita secara mendalam. Dengan jadwal yang konsisten, Nanani Underground ABEMA berhasil membangun basis penggemar yang setia dan menjadi salah satu program unggulan di platform tersebut.

Episode Spesial dengan Bakat Muda Berbakat

Salah satu segmen paling populer dari Nanani Underground ABEMA adalah ketika program ini menghadirkan para bakat muda yang sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Episode dengan judul "Buzz Kids Gathering SP" atau "Kumpulan Anak-Anak yang Sedang Viral" sukses menampilkan deretan figur menarik dengan cerita yang menggugah .

Dalam episode tersebut, penonton disuguhi kehadiran Hono, seorang siswi kelas 1 SMP yang berhasil meraih grand prize di ajang "JC Miss Contest 2025" yang diikuti oleh sekitar 35.000 peserta . Kehadirannya bersama orang tua di studio memberikan momen emosional ketika sang ayah, Takahiro, mengungkapkan pengorbanan finansial yang dilakukan untuk mendukung karier putrinya. Ia mengaku menghabiskan lebih dari 300.000 yen untuk biaya kostum dalam tiga bulan terakhir . Cerita ini memberikan gambaran nyata tentang perjuangan di balik kesuksesan seorang remaja di era digital.

Selain Hono, episode ini juga menampilkan Rui Kondo (13 tahun) dan Ren Kondo (11 tahun), sepasang saudara yang dijuluki "kakak beradik jenius biola" . Rui pernah meraih juara pertama di Cecilia International Music Competition, sementara Ren juga telah memenangkan berbagai kompetisi bergengsi. Sang ibu yang hadir di studio mengungkapkan bahwa biaya untuk guru biola, les, dan perawatan instrumen mencapai sekitar 200.000 yen per bulan . Lebih mengejutkan lagi, ia mengungkapkan bahwa biola yang digunakan Rui bernilai lebih dari 100 juta yen dan dipinjam dari seorang kenalan, sementara biola Ren bernilai lebih dari 30 juta yen . Fakta ini tentu saja membuat seluruh studio terkesima dan memberikan perspektif baru tentang dunia musik klasik.

Ragam Topik Menarik dari Kehidupan Selebriti

Nanani Underground ABEMA tidak hanya menghadirkan bakat muda, tetapi juga mengeksplorasi berbagai aspek kehidupan selebriti dan hobi unik para kolektor. Episode dengan tema hewan peliharaan berhasil menampilkan perdebatan seru antara pecinta anjing dan kucing, yang dipimpin langsung oleh para host . Tsuyoshi Kusanagi, yang dikenal sebagai pemilik anjing French Bulldog, sempat mengeluarkan pernyataan mengejutkan bahwa ia lebih menyukai French Bulldog daripada anjing pada umumnya . Pernyataan ini sontak membuat para pecinta anjing di studio terkejut. Sementara itu, Shingo Katori dengan jenaka menyatakan dirinya sebagai "orang Kusanagi" ketika ditanya preferensinya, menciptakan momen komedi yang tak terlupakan .

Di episode lain, program ini mengangkat tema koleksi barang antik atau vintage . Para kolektor dari berbagai genre berkumpul di studio dengan barang-barang langka yang mereka banggakan. Salah satu momen paling menarik adalah ketika Shingo Katori mengungkapkan kepemilikannya atas koleksi barang langka dari film Studio Ghibli. Katori mengaku memiliki senjata dari film "Nausicaa of the Valley of the Wind" yang hanya diproduksi dalam edisi terbatas sebanyak 100 unit . Ia bahkan mengungkapkan bahwa nomor urut barang koleksinya adalah nomor 3, dengan nomor 1 milik Hayao Miyazaki dan nomor 2 milik produser Toshio Suzuki . Pengakuan ini membuat seluruh studio heboh, apalagi ketika diketahui bahwa barang tersebut bernilai sekitar 1 juta yen .

Program ini juga pernah menampilkan bintang tamu seperti Yuka Nomura, seorang mantan aktris cilik legendaris . Dalam episode tersebut, Nomura berbagi kisah pahit di balik ketenarannya, termasuk saat ia hanya bisa masuk sekolah satu hari dalam seminggu karena jadwal syuting yang padat. Ia bahkan mengungkapkan bahwa telepon rumahnya harus dicabut karena gangguan dari penggemar yang terlalu fanatik . Lebih mengejutkan lagi, suaminya baru mengetahui bahwa ia adalah seorang selebriti setelah membaca Wikipedia . Cerita ini memberikan gambaran tentang sisi gelap dunia hiburan yang jarang terungkap.

Momen Ikonik dan Komentar Spontan Para Host

Salah satu daya tarik utama Nanani Underground ABEMA adalah komentar spontan dan reaksi para host yang sering kali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam episode yang menampilkan Yui Fuchida, pemilik kedai ramen yang viral dengan 14,5 juta penayangan di media sosial, Katori terlihat bingung dengan cerita cintanya . Fuchida mengaku pernah berkencan dengan sekitar 20 hingga 30 orang, dan Katori dengan polos bertanya, "Kenapa kamu putus? Ada apa?" . Goro Inagaki kemudian melontarkan komentar bijak, "Mungkin dia berubah menjadi katak karena tidak benar-benar menyukainya," yang kemudian menjadi kutipan populer di kalangan penonton .

Momen lain yang tak kalah menghibur adalah ketika Katori membawa kaus Beatles untuk dinilai dalam segmen appraisal barang vintage . Ia memprediksi nilai kaus tersebut sekitar 80.000 yen, namun hasil appraisal hanya 20.000 yen . Kekecewaan Katori terlihat jelas, namun ia tetap bersikap sportif. Ironisnya, di episode yang sama, ia mengungkapkan kepemilikan koleksi Ghibli langka yang bernilai jutaan yen, membuat para kolektor dan penonton terkejut .

Kesimpulan

Nanani Underground ABEMA adalah program variety yang berhasil memadukan elemen hiburan, informasi, dan emosi dalam satu tayangan yang apik. Dengan trio host legendaris yang memiliki chemistry sempurna, program ini mampu menghadirkan beragam topik menarik mulai dari bakat muda berbakat hingga koleksi barang antik yang langka. Setiap episode memberikan kejutan dan momen tak terlupakan yang membuat penonton terus kembali untuk menyaksikan. Bagi penggemar variety show Jepang atau bagi siapa saja yang ingin melihat sisi lain dari dunia hiburan, Nanani Underground ABEMA adalah tontonan yang wajib disimak setiap minggunya.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan
  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan
  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan
  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan
  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan
  • Nanani Underground ABEMA: Program Variety Bertabur Bintang dan Kejutan