Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global

Our Sticky Love
Our Sticky Love (roku.com)

TEGASIAN - Dunia drama Korea kembali diramaikan oleh kehadiran Our Sticky Love, serial komedi romantis orisinal Netflix yang tayang perdana pada 7 Agustus 2026. Dibintangi oleh Jung Hae-in dan Ha Young, drama berdurasi 12 episode ini langsung menyita perhatian penonton di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Tak butuh waktu lama bagi Our Sticky Love untuk memuncaki tangga lagu Netflix. Hanya beberapa hari setelah perilisan, drama ini berhasil menempati posisi pertama dalam daftar global Netflix untuk kategori serial TV non-bahasa Inggris. Berdasarkan data Netflix Tudum, selama periode 10 hingga 16 Agustus 2026, Our Sticky Love meraih 7,5 juta penayangan dengan total 88 juta jam tontonan. Kesuksesan ini semakin mengukuhkan posisi drama ini sebagai salah satu tontonan favorit penonton global, termasuk di Indonesia, Malaysia, Nigeria, Taiwan, Thailand, Brasil, hingga Peru. Lantas, apa yang membuat drama dengan premis yang terbilang klise ini mampu memikat hati begitu banyak penonton? Mari kita telusuri lebih dalam melalui ulasan berikut.

Sinopsis: Kebohongan Manis di Desa Permen

Our Sticky Love mengisahkan tentang Go Eun-sae (Ha Young), seorang jaksa ambisius di Divisi Anti-Korupsi Kejaksaan Distrik Pusat Seoul yang tengah mengusut sindikat kejahatan besar. Dalam penyelidikannya, ia mengalami kecelakaan misterius yang membuatnya kehilangan seluruh ingatan dan terbangun di sebuah klinik pedesaan tanpa tahu siapa dirinya. Di tengah kebingungannya, muncul Jang Tae-ha (Jung Hae-in), seorang pelatih tinju yang mengaku sebagai kekasihnya. Namun, kenyataannya jauh lebih rumit. Tae-ha adalah mantan petinju yang terpaksa terjun ke dunia gangster untuk memenuhi kebutuhan sang nenek. Dalam misi terakhirnya untuk keluar dari kelompok kriminal, ia diperintahkan untuk membunuh seorang jaksa bernama Go Ji-won—yang tak lain adalah Eun-sae, cinta pertamanya yang telah lama hilang. Alih-alih mengeksekusi, Tae-ha memilih menyelamatkannya dan berbohong bahwa mereka adalah sepasang kekasih untuk melindunginya dari kejaran bos sindikat, Baek Sang-gil (Heo Sung-tae). Tae-ha membawa Eun-sae ke desa kecil tempat neneknya memiliki toko permen yeot (gulali tradisional Korea). Di sinilah kisah cinta mereka yang "lengket" (sticky) seperti permen khas desa itu perlahan tumbuh di tengah tawa, kecurigaan, dan ancaman dari masa lalu yang terus membayangi.

Chemistry Jung Hae-in dan Ha Young: Nyawa di Tengah Klise

Salah satu kekuatan utama Our Sticky Love terletak pada chemistry antara Jung Hae-in dan Ha Young. Meskipun premis cerita terbilang klise—amnesia, pacaran palsu, koneksi masa kecil, dan intrik gangster—keduanya berhasil menghidupkan karakter dengan cara yang membuat penonton tetap terpikat. Jung Hae-in memerankan Jang Tae-ha sebagai pria canggung dengan masa lalu tragis yang menyimpan luka mendalam. Ia adalah sosok yang jauh lebih mahir bertarung daripada mengungkapkan perasaan. Hae-in berhasil menampilkan sisi lembut karakternya tanpa membuatnya terkesan hambar, menjadikan Tae-ha sebagai sosok yang layak diperjuangkan. Di sisi lain, Ha Young sebagai Go Eun-sae bukanlah tokoh pasif yang hanya pasrah pada nasib. Meskipun kehilangan ingatan, naluri dan kecerdasannya tetap utuh. Ia digambarkan sebagai perempuan yang tajam, keras kepala, dan selalu mempertanyakan celah-celah dalam cerita Tae-ha. Ha Young memainkan peran ini dengan timing komedi yang tepat tanpa menjadikan Eun-sae sebagai karikatur. Kekuatannya tidak datang dari tiba-tiba menjadi pahlawan aksi, melainkan dari kemampuannya membaca orang, mempercayai insting, dan memanfaatkan situasi. Bersama, Jung Hae-in dan Ha Young menciptakan dinamika yang menggemaskan. Hubungan mereka yang dimulai dari kebohongan perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih rumit—mereka bertengkar, menggoda satu sama lain, dan belajar saling percaya. Momen-momen romantis yang disajikan memang bukan hal baru di dunia K-drama—kecemburuan, gestur kasih sayang tak terduga, dan berbagai trope romantis lainnya—namun chemistry kedua aktor inilah yang membuat semuanya terasa meyakinkan.

Resep Beragam yang Terkadang Terlalu Penuh

Our Sticky Love seperti sebuah panci besar yang mencampurkan berbagai bahan K-drama: amnesia, pacaran palsu, identitas keliru, koneksi masa kecil, dan intrik gangster. Hasilnya memang tidak segar, namun jauh lebih menghibur daripada yang dibayangkan. Sutradara Kim Jang-han, yang sebelumnya sukses dengan My Demon, berhasil menyeimbangkan tone komedi ringan dengan lapisan melodrama dan elemen noir. Namun, drama ini bukannya tanpa kelemahan. Beberapa pengulas mencatat bahwa cerita terasa terlalu dipaksakan dan diisi dengan filler yang tidak perlu. Konflik yang dipaksakan melalui kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi antar karakter menjadi salah satu kebiasaan menulis K-drama yang paling mengganggu. Karakter-karakter menolak mengomunikasikan informasi yang sebenarnya hanya butuh waktu tiga puluh detik untuk dijelaskan. Padahal, konflik yang sudah ada—kehilangan ingatan, masa lalu Tae-ha, hubungannya dengan Sang-gil, dan sejarah rumit Eun-sae—sebenarnya sudah lebih dari cukup. Pengamat lain juga menyoroti bahwa karakterisasi tokoh utama perempuan memiliki lebih banyak potensi daripada yang diizinkan oleh naskah untuk direalisasikan. Ide tentang Eun-sae menemukan bahwa dirinya adalah sosok yang tidak menyenangkan sebelum kecelakaan adalah salah satu bagian cerita yang terasa benar-benar menarik, namun penulisan tidak pernah sepenuhnya mengeksplorasi hal itu.

Antara Pujian dan Kritik: Respons Penonton yang Beragam

Meskipun menuai kesuksesan besar, Our Sticky Love juga menerima beragam respons dari penonton. Sebagian memuji drama ini sebagai tontonan ringan yang menghibur dengan chemistry kuat antar pemain utama. Salah satu penonton bahkan mengaku menyelesaikan seluruh episode dalam satu hari, menikmati kekacauan, chemistry, dan alur cerita yang absurd namun menyenangkan. Di sisi lain, ada pula yang mengkritik drama ini sebagai tayangan yang terlalu dipaksakan dengan karakterisasi yang tidak konsisten. Seorang pengulas dari MyDramaList menyebutnya sebagai "drama yang menyakitkan karena dipaksakan" yang mengubur ide-ide bagus di bawah filler, kesalahpahaman yang dibuat-buat, dan alur cerita yang bertele-tele. Meskipun Jung Hae-in dan sejumlah karakter sampingan yang lucu dinikmati, tidak ada cukup substansi untuk membenarkan durasinya. Perdebatan juga muncul di kalangan penonton Indonesia terkait sinopsis awal yang dianggap terlalu klise dan meromantisasi tindakan kriminal. Namun terlepas dari kritik tersebut, popularitas Our Sticky Love tidak terbantahkan. Drama ini berhasil menjadi nomor satu di Netflix Indonesia hanya beberapa hari setelah tayang dan bertahan di puncak tangga lagu global.

Kontroversi di Balik Layar

Kesuksesan Our Sticky Love juga tidak lepas dari bayang-bayang kontroversi yang melibatkan para pemainnya. Jung Hae-in belakangan banyak dibicarakan karena secara terbuka menunjukkan dukungannya kepada Kim Soo-hyun, yang bagi sebagian penonton K-drama di Indonesia sudah dianggap cancel. Sementara itu, Ha Young tengah berada dalam pusaran kontroversi terkait kakek buyutnya yang diduga pro-Jepang. Meskipun demikian, penonton global tampaknya sepakat untuk memisahkan karya dengan senimannya. Hal ini terbukti dari pencapaian Our Sticky Love yang terus melesat meskipun diterpa berbagai isu. Bahkan, kontroversi tersebut tidak menyurutkan minat penonton untuk menikmati drama ini, yang justru berhasil menempati posisi puncak di berbagai negara.

Ending yang Klise namun Memuaskan

Memasuki episode-episode akhir, Our Sticky Love menyajikan nuansa noir yang lebih memacu adrenalin. Ingatan Go Eun-sae sepenuhnya kembali pada akhir episode 8, saat mobil Jang Tae-ha meledak di pelabuhan. Namun, Eun-sae sengaja merahasiakan hal ini agar bisa menyelidiki kasus Baek Sang-gil secara diam-diam. Ending drama ini tergolong klise, namun memuaskan. Di episode terakhir, Jang Tae-ha dan Go Eun-sae akhirnya menikah di rumah mereka di Desa Permen. Meski ingatan Eun-sae sudah kembali sepenuhnya, rasa cintanya kepada Tae-ha tidak berubah. Salah satu kejutan terbesar dalam cerita adalah fakta bahwa Baek Sang-gil ternyata adalah ayah kandung Jang Tae-ha—sebuah rahasia yang dibawa mati oleh Sang-gil tanpa pernah diketahui Tae-ha. Hal ini menjadi salah satu poin yang paling banyak diperbincangkan oleh penonton, dengan banyak yang mempertanyakan mengapa Tae-ha sampai akhir tidak pernah mengetahui siapa ayah kandungnya.

Kesimpulan: Layak Ditonton untuk Penggemar Rom-Com Ringan

Our Sticky Love mungkin bukan drama Korea yang paling inovatif atau paling berkesan di tahun 2026. Ceritanya tidak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, dan alurnya terkadang terasa dipaksakan dengan konflik yang bertele-tele. Namun, drama ini berhasil melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh sebuah komedi romantis: menghibur. Chemistry antara Jung Hae-in dan Ha Young menjadi daya tarik utama yang membuat penonton tetap bertahan hingga episode terakhir. Latar desa yang hangat, karakter-karakter pendukung yang lucu, serta keseimbangan antara komedi ringan dan ketegangan kriminal menciptakan pengalaman menonton yang menyenangkan. Bagi penggemar K-drama yang mencari tontonan ringan untuk melepas penat, Our Sticky Love adalah pilihan yang tepat. Drama ini tidak menuntut banyak dari penontonnya—cukup duduk, santai, dan nikmati kekacauan manis yang disajikan. Dengan rating 7,5 dari 10 di berbagai platform penonton dan kesuksesan global yang diraihnya, Our Sticky Love membuktikan bahwa terkadang formula lama yang diracik dengan baik masih mampu memikat hati penonton di seluruh dunia.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global
  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global
  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global
  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global
  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global
  • Review Our Sticky Love: Romansa Manis nan Klise yang Berhasil Memikat Hati Penonton Global