5 Kafe Estetik di Seoul yang Jadi Langganan Syuting Drama
![]() |
| Madang Flower Cafe (Instagram.com) |
TEGASIAN - Seoul, kota yang tak pernah tidur, menyimpan ribuan kafe dengan desain memukau yang sering kali menjadi latar belakang adegan-adegan romantis dalam drama Korea. Bagi para pecinta drakor, berkunjung ke kafe-kafe ini bukan sekadar menikmati secangkir kopi, melainkan merasakan langsung atmosfer yang selama ini hanya terlihat di layar kaca. Dari gang-gang sempit di Ikseondong hingga kawasan industrial Seongsu, setiap kafe memiliki cerita dan pesona tersendiri yang siap memikat hati para pasangan yang mencari pengalaman tak terlupakan.
Madang Flower Cafe, Pesona Hanok yang Romantis di Ikseondong
Berada di ujung gang distrik Ikseondong, Madang Flower Cafe menjadi salah satu lokasi syuting favorit drama Korea populer seperti Goblin, True Beauty, dan yang terbaru Love Scout. Kafe ini mengusung tema vintage dengan bangunan bergaya hanok yang berpadu harmonis dengan interior berbahan kayu dan berbagai aksesoris unik. Begitu melangkah masuk, para pasangan akan disambut oleh buket-buket bunga segar dan bunga kering yang digantung di plafon, menciptakan suasana yang begitu hangat dan cozy.
Yang membuat kafe ini begitu istimewa adalah gang kecil di depannya yang dihiasi payung berwarna-warni dan berbagai bunga cantik—spot foto yang paling populer di kalangan pengunjung. Suasana romantis semakin terasa saat hujan turun, dengan suara rintik yang menjadi alunan sempurna ditemani minuman hangat. Madang Flower Cafe menyajikan berbagai dessert, teh, kopi, dan wine dengan harga terjangkau, berkisar 5.000 hingga 23.000 won Korea. Tak heran jika tempat ini menjadi destinasi wajib bagi para pasangan yang ingin merasakan denyut romansa ala drakor.
Grandpa Factory, Kejutan Industrial di Kawasan Seongsu
Berbeda dengan nuansa tradisional Madang Flower, Grandpa Factory menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Terletak di kawasan Seongsu yang dikenal sebagai "The Brooklyn of Seoul," kafe ini dibangun dari bekas pabrik yang terbengkalai, mempertahankan elemen-elemen tua bangunan asli dengan sentuhan kayu yang menawan. Kafe ini menjadi lokasi syuting drama Vincenzo pada episode keempat, di mana Song Joong Ki dan Jeon Yeo Been terlihat menikmati kopi di sini.
Grandpa Factory memiliki tiga lantai dengan rooftop, serta sebuah rumah pohon yang tersambung dari lantai dua—tempat sempurna bagi pasangan yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian. Ruangan yang luas dengan jendela panjang penuh dan elemen kayu balok terbuka menciptakan nuansa vintage yang autentik. Menyajikan beragam minuman dan makanan ala barat seperti pizza, pasta, dan bir, kafe ini menjadi ruang budaya yang menarik untuk dijelajahi. Sensasi berada di dalam gedung pabrik tua yang disulap menjadi kafe modern memberikan pengalaman yang tak terlupakan—seperti sedang berada di dalam adegan drama mafia romantis.
White Birch Story Cafe, Permata Tersembunyi di Desa Bukchon
White Birch Story Cafe bisa dinobatkan sebagai best hidden gem karena lokasinya yang berada di gang sempit Desa Bukchon, daerah Samcheong-dong, Seoul. Kafe ini kerap ditampilkan dalam drama populer Goblin dan Touch Your Heart. Menghadirkan konsep eksterior hanok seperti rumah tradisional Korea dengan interior bernuansa vintage yang unik dan cozy, tempat ini menawarkan pengalaman minum kopi yang berbeda.
Bagi pasangan yang mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk kota, White Birch Story Cafe adalah pilihan sempurna. Menyajikan berbagai minuman mulai dari kopi, teh herbal hingga smoothies yang segar, kafe ini menjadi tempat yang ideal untuk rileks setelah seharian berkeliling Seoul. Suasana vintage yang dipadukan dengan arsitektur tradisional menciptakan atmosfer intim yang cocok untuk berbincang berdua, menikmati setiap tegukan kopi sambil merasakan denyut sejarah yang terpancar dari dinding-dinding hanok.
Hesse Boulangerie 152, Surga Buku dan Roti di Paju
Bagi pasangan yang menyukai suasana perpustakaan, Hesse Boulangerie 152 menjadi kafe yang wajib dikunjungi. Kafe ini kerap muncul di drama Korea populer seperti WWW, Touch Your Heart, dan Romance is a Bonus Book. Dengan konsep space cafe buku sekaligus kedai roti, tempat ini menawarkan pengalaman menghabiskan waktu seharian dengan membaca sambil menikmati roti dan kopi.
Terletak di Distrik Munbal, Kota Paju, tidak jauh dari perpustakaan Forest of Wisdom, kafe ini menjadi surga bagi para pecinta buku. Suasana tenang dengan tumpukan buku di setiap sudut menciptakan keintiman tersendiri bagi pasangan yang ingin berbagi waktu tanpa gangguan. Aroma kopi bercampur dengan wangi kertas buku tua, menciptakan sensasi yang begitu memikat—seperti adegan pertemuan pertama dua insan yang ditakdirkan bersatu dalam drama romantis.
Helsinki Espresso Bar, Sentuhan Eropa di Tengah Seoul
Helsinki Espresso Bar menjadi salah satu kafe yang muncul di drama populer The World of The Married dan What's Wrong with Secretary Kim. Menyuguhkan konsep yang lebih modern dengan bagian outdoor bergaya ala Eropa, kafe ini sangat cocok dijadikan tempat nongkrong dan spot foto bagi anak muda. Berlokasi di Bundang-gu, Seongnam-si, kafe ini menawarkan suasana Eropa yang autentik di tengah hiruk pikuk Seoul.
Bagian outdoor yang didesain dengan sentuhan arsitektur Eropa menciptakan ilusi sedang berada di kafe di pinggiran jalan Paris atau Roma. Bagi pasangan yang ingin merasakan sensasi berbeda, duduk di area terbuka sambil menikmati kopi dan menyaksikan orang-orang berlalu lalang memberikan pengalaman yang begitu romantis. Pencahayaan yang hangat di sore hari menambah kesan intim, membuat setiap momen terasa seperti adegan dari film percintaan.
Menikmati Budaya Kafe ala Drama Korea
Budaya kafe di Korea Selatan tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat setempat yang lebih memilih bertemu di kafe daripada di rumah—90% masyarakat Korea tinggal di apartemen sehingga tidak terbiasa menerima tamu di rumah. Fenomena ini menjadikan kafe sebagai ruang sosial yang penting, tempat orang-orang berkumpul, berbagi cerita, dan membangun koneksi.
Bagi para pasangan yang berkunjung ke Seoul, menjelajahi kafe-kafe estetik ini bukan sekadar wisata kuliner, melainkan perjalanan emosional yang menghubungkan mereka dengan adegan-adegan yang pernah membuat hati berdebar. Setiap tegukan kopi membawa sensasi tersendiri—hangat yang merambat dari ujung lidah hingga ke relung hati, menciptakan getaran yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Senyuman yang terukir di bibir saat mencicipi dessert manis, tatapan mata yang saling bertemu di balik uap kopi panas, semua terasa seperti sedang berada di dalam drama Korea yang sesungguhnya.
Dari nuansa hanok yang tradisional hingga industrial yang modern, dari suasana perpustakaan yang tenang hingga rooftop dengan pemandangan kota, setiap kafe menawarkan pengalaman unik yang siap memikat hati. Tak heran jika kafe-kafe ini menjadi langganan lokasi syuting—karena mereka tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menciptakan momen-momen magis yang akan dikenang selamanya.
