Resident Playbook: Spin-Off Medis yang Hangat dan Realistis
![]() |
| Resident Playbook (tving.com) |
TEGASIAN - Drama Korea (drakor) bergenre medis selalu berhasil menarik perhatian penonton dengan ketegangan ruang operasi, konflik hidup dan mati, serta kisah heroik para dokter. Namun di tengah deretan drama medis yang serba dramatis tersebut, hadir Resident Playbook dengan pendekatan yang berbeda. Spin-off dari drama fenomenal Hospital Playlist ini justru menghadirkan kisah dokter muda dengan nuansa yang lebih ringan, hangat, dan penuh komedi. Tayang di tvN dan Netflix, Resident Playbook berhasil mencuri perhatian penonton di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan penggambaran realistis tentang kehidupan residen tahun pertama yang penuh kelelahan, kekacauan, dan momen-momen mengharukan.
Sinopsis dan Latar Belakang Resident Playbook
Resident Playbook merupakan spin-off dari drama medis populer Hospital Playlist yang diciptakan oleh Shin Won-ho, sang mastermind di balik serial Reply dan Hospital Playlist. Berbeda dengan pendahulunya yang berfokus pada lima dokter spesialis senior yang sudah berpengalaman, Resident Playbook memperlihatkan perjuangan empat dokter residen tahun pertama di departemen obstetri dan ginekologi (OBGYN) Rumah Sakit Yulje Medical Center cabang Jongno.
Drama ini awalnya direncanakan tayang pada awal tahun 2024, namun mengalami penundaan selama hampir satu tahun akibat kontroversi dunia medis di Korea Selatan yang melibatkan aksi mogok massal para dokter residen. Setelah melewati berbagai hambatan, Resident Playbook akhirnya resmi tayang perdana pada 12 April 2025 di tvN dan Netflix. Serial ini memiliki total 12 episode dengan genre medis, komedi, dan slice of life.
Empat Karakter Utama yang Memikat
Salah satu kekuatan utama Resident Playbook terletak pada penggambaran empat karakter residen yang memiliki kepribadian sangat berbeda, namun sama-sama menghadapi kerasnya kehidupan sebagai dokter muda.
Tokoh pertama adalah Oh Yi-young yang diperankan oleh Go Youn-jung. Yi-young adalah residen tahun pertama yang kembali menjalani masa residensi setelah sebelumnya drop out. Ia sebenarnya tidak terlalu bersemangat menjadi dokter dan hanya kembali bekerja sebagai residen demi melunasi utang serta pinjaman bank yang menumpuk. Meski sering terlihat malas dan ogah-ogahan, Yi-young tetap profesional ketika menangani pasien. Go Youn-jung berhasil membawakan karakter Oh Yi-young yang apatis namun menggemaskan di saat-saat tertentu dengan sangat natural. Banyak penonton memuji kemampuannya dalam menampilkan sisi rapuh sekaligus tangguh dari seorang residen yang terjebak dalam situasi sulit.
Tokoh kedua adalah Um Jae-il yang diperankan Kang You-seok. Karakternya ceroboh, sering salah diagnosa, dan kerap membuat senior frustrasi. Namun justru karena itulah Jae-il menjadi salah satu sumber komedi utama dalam drama ini. Kehadirannya memberikan warna segar di tengah ketegangan dunia medis.
Tokoh ketiga adalah Pyo Nam-kyung yang diperankan Shin Si-a. Ia digambarkan sebagai residen yang cerdas dan kompetitif, tetapi memiliki kebiasaan berbicara tanpa dipikir terlebih dahulu sehingga sering memicu konflik kecil. Shin Si-a berhasil membawakan karakter Nam-kyung yang heboh dan ceriwis dengan memukau.
Tokoh keempat adalah Kim Sa-bi yang diperankan Han Ye-ji. Sa-bi sangat pintar secara akademis dan hafal teori medis di luar kepala, tetapi kurang memiliki empati terhadap pasien karena terlalu terpaku pada buku teks. Perjalanan karakternya dalam belajar berinteraksi dengan pasien menjadi salah satu perkembangan karakter yang menarik untuk diikuti.
Keempat karakter ini membuat dinamika drama terasa hidup dan tidak membosankan. Mereka berasal dari latar belakang berbeda, tetapi perlahan menjadi dekat karena sama-sama bertahan menghadapi kerasnya dunia rumah sakit. Persahabatan yang terjalin di antara mereka terasa sangat realistis—mereka bertengkar dan berselisih, tetapi juga saling mendukung dan peduli satu sama lain.
Realita Pahit Dunia Dokter Muda
Salah satu daya tarik terbesar Resident Playbook adalah penggambaran kehidupan dokter residen yang terasa sangat realistis. Penonton diperlihatkan bagaimana dokter muda harus bekerja tanpa henti, tidur hanya beberapa jam, makan tidak teratur, bahkan kesulitan sekadar duduk untuk beristirahat. Drama ini tidak meromantisasi profesi medis, melainkan menunjukkan secara gamblang kelelahan, penghinaan, politik rumah sakit, serta jam kerja yang mustahil.
Berbeda dengan kebanyakan drama medis yang menampilkan dokter-dokter jenius dan nyaris sempurna, Resident Playbook justru menampilkan residen yang masih sering panik, salah langkah, dan dimarahi senior. Tokoh utama Oh Yi-young misalnya, digambarkan sebagai karakter yang tidak bersemangat dan sering berbuat kesalahan saat menangani pasien. Penggambaran karakter ini dinilai sangat realistis mengingat status mereka sebagai dokter residen tahun pertama.
Professor Kim Heon-sik dari Jungwon University menyatakan bahwa Resident Playbook berbeda karena menunjukkan bagaimana para dokter bertumbuh dan menekankan bahwa bukan kecemerlangan satu orang, melainkan kolaborasi banyak pihak yang menyelamatkan nyawa. Pendekatan ini menjadikan drama ini terasa lebih manusiawi dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Perbandingan dengan Hospital Playlist
Sebagai spin-off dari Hospital Playlist, perbandingan antara kedua drama ini tentu tidak terhindarkan. Resident Playbook menyuguhkan versi keseharian para dokter yang lebih chaos dibandingkan Hospital Playlist yang alurnya cenderung lebih tenang. Jika Hospital Playlist berfokus pada persahabatan lima dokter spesialis yang sudah matang secara profesional, maka Resident Playbook lebih mengeksplorasi perjuangan residen yang masih belajar dan sering melakukan kesalahan.
Beberapa kritikus menilai Resident Playbook belum mampu menyamai pencapaian emosional Hospital Playlist. Ada juga yang menganggap drama ini terlalu rendah taruhannya dan kekurangan karakter yang karismatik. Namun di sisi lain, banyak penonton yang justru menikmati pendekatan yang lebih realistis dan tidak idealis dari Resident Playbook. Drama ini tetap bisa dinikmati meskipun penonton belum pernah menonton Hospital Playlist sebelumnya, karena alur ceritanya berdiri sendiri.
Salah satu momen yang paling dinantikan para penggemar Hospital Playlist adalah kemunculan para cameo dari drama original. Beberapa pemeran Hospital Playlist seperti Jo Jung Suk, Jeon Mi Do, Yoo Yeon Seok, Jung Kyung Ho, Shin Hyun Been, dan Ahn Eun Jin tampil sebagai cameo di Resident Playbook. Kemunculan mereka tentu saja menjadi nostalgia tersendiri bagi para penggemar setia Hospital Playlist.
Komedi, Romansa, dan Momen Mengharukan
Meskipun berlatar dunia medis yang sibuk dan penuh tekanan, Resident Playbook terasa sangat menghibur berkat keseimbangan antara komedi, romansa, dan momen-momen mengharukan. Humor segar yang disajikan berhasil menghibur tanpa mengganggu alur cerita utama.
Hubungan romansa dalam drama ini juga disajikan dengan cara yang tidak berlebihan. Hubungan Oh Yi-young dengan Ku Do-won (diperankan Jung Joon Won) menjadi salah satu pasangan favorit penonton. Awalnya Do-won tampak dingin dan berusaha menjaga jarak, namun perlahan-lahan chemistry di antara mereka berkembang secara alami. Salah satu momen paling berkesan adalah ketika Do-won diam-diam membuka rekening tabungan pernikahan tanpa memberi tahu siapa pun dan memberikan cincin janji kepada Yi-young. Gestur kecil namun penuh makna ini dinilai sebagai salah satu hal paling romantis yang pernah dilakukan oleh pemeran utama pria dalam sejarah drakor.
Di sisi lain, drama ini juga mampu membuat penonton menangis, terutama pada adegan-adegan yang melibatkan hubungan ibu dan anak. Banyak adegan ringan yang justru menjadi momen paling menghangatkan hati, namun di sela-sela tawa itu tiba-tiba muncul adegan pasien yang menyentuh atau keputusan medis yang berat, membuat penonton terharu.
Pencapaian Rating dan Popularitas
Resident Playbook berhasil menuai sambutan positif sejak penayangan perdananya. Baru dua hari tayang, drakor ini berhasil menduduki posisi pertama di 10 Acara TV Teratas di Indonesia Hari Ini di Netflix. Di Korea Selatan, episode pertama memperoleh rating nasional 3,7 persen dan naik menjadi 4 persen di episode kedua.
Yang lebih mengesankan, rating drama ini terus naik secara signifikan dari pekan ke pekan. Rating terus meningkat hingga mencapai 5,1 persen untuk episode keempat dan 5,3 persen untuk episode ketujuh. Puncaknya, episode terakhir atau episode ke-12 yang tayang pada 18 Mei 2025 berhasil meraih rating nasional rata-rata sebesar 8,1 persen dan 8,6 persen di Seoul. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding rating episode pertama dan menjadi rating tertinggi sepanjang penayangan drama ini.
Secara keseluruhan, Resident Playbook mendapat rating rata-rata 5,6 persen secara nasional dan 6,3 persen di Seoul. Keberhasilan ini menjadikan Resident Playbook sebagai salah satu drama Korea paling populer pada tahun 2025. Drama ini bahkan berhasil bertengger di Top 10 Netflix Indonesia selama tujuh minggu berturut-turut dan menempati peringkat ketiga dalam Global Top 10 Non-English Shows periode April 2025.
Kritik dan Kontroversi
Meskipun meraih kesuksesan besar, Resident Playbook juga tidak luput dari kritik. Beberapa kritikus menilai drama ini, seperti halnya pendahulunya Hospital Playlist, menggambarkan profesi medis secara terlalu idealis. Bahkan penundaan penayangan drama ini pada tahun 2024 terjadi justru karena penggambaran dokter dan rumah sakit yang terlalu romantis di tengah situasi konflik nasional.
Direktur Shin Won-ho sendiri mengakui bahwa jumlah residen obstetri dan ginekologi yang digambarkan dalam drama ini tidak realistis. Ia mengungkapkan bahwa tim produksi sering mendengar komentar tentang ketidakrealistisan beberapa bagian dalam drama. Namun ia menegaskan bahwa Resident Playbook pada dasarnya adalah kisah tentang pertumbuhan. Menurutnya, narasi tentang pertumbuhan sudah menjadi langka dalam kehidupan sehari-hari maupun drama, dan ada sesuatu yang mengharukan ketika menyaksikan seseorang menjadi dewasa.
Beberapa penonton juga mengeluhkan pacing yang tidak merata dan durasi episode yang panjang, mencapai 70 hingga 90 menit per episode. Ada yang menilai drama ini terasa lambat di beberapa bagian dan terlalu mudah dilupakan setelah episode terakhir. Namun di sisi lain, banyak penonton yang justru menikmati alur yang lambat namun konsisten karena memberikan ruang bagi perkembangan karakter yang mendalam.
Kelebihan dan Kekurangan Resident Playbook
Setiap drama tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Resident Playbook menawarkan penggambaran kehidupan residen yang sangat realistis dan relatable, terutama bagi mereka yang pernah merasakan kerasnya dunia kerja. Perkembangan karakter empat residen utama terasa alami dan konsisten sepanjang 12 episode. Chemistry antarpemeran utama juga sangat kuat, baik dalam hubungan persahabatan maupun romansa. Drama ini juga berhasil menyeimbangkan elemen komedi, drama, dan romansa tanpa terkesan berlebihan.
Namun di sisi lain, durasi episode yang panjang terkadang membuat alur terasa lambat di beberapa bagian. Beberapa kritikus menilai drama ini belum mampu menyamai kualitas Hospital Playlist secara keseluruhan. Ada pula yang menganggap penggambaran dunia medis dalam drama ini terlalu idealis dan tidak sepenuhnya mencerminkan realitas.
Kesimpulan: Layak Ditonton atau Tidak?
Resident Playbook adalah drama medis yang menawarkan perspektif segar tentang kehidupan dokter muda. Dengan pendekatan yang lebih realistis dan manusiawi dibandingkan drama medis pada umumnya, serial ini berhasil menyentuh hati penonton melalui kisah pertumbuhan empat residen yang penuh kekacauan namun juga kehangatan.
Bagi penggemar Hospital Playlist, Resident Playbook adalah tontonan wajib yang akan membawa nostalgia sekaligus memberikan cerita baru dalam universe yang sama. Bagi pecinta drama medis yang bosan dengan penggambaran dokter-dokter super jenius, drama ini menawarkan alternatif yang lebih dekat dengan realitas. Dan bagi penonton yang menyukai drama slice of life dengan sentuhan komedi dan romansa, Resident Playbook adalah pilihan yang tepat.
Meskipun menuai kritik dari berbagai pihak, kesuksesan Resident Playbook dalam meraih rating tinggi dan popularitas global membuktikan bahwa drama ini berhasil menemukan tempat di hati penonton. Dengan total 12 episode yang bisa ditonton di Netflix, Resident Playbook menjadi salah satu drama Korea paling direkomendasikan untuk ditonton, terutama jika Anda menyukai cerita tentang persahabatan, perjuangan, dan perjalanan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
